Harap verifikasi akun kamu!Verifikasi
Fokus (Arsip 15 November)
Menampilkan 100 vidio
Pertaruhkan Nyawa, Nelayan Ini Bantu Pengungsi Rohingya Masuk Bangladesh - Fokus Pagi
1 Komentar
INDOSIAR
Diunggah 14 Nov 2017
Laporkan Spam Video
Sebuah video eksklusif Sky News memperlihatkan bagaimana ketegangan menyelimuti warga minoritas muslim Rohingya saat akan meninggalkan kampung halamannya di Myanmar. Seperti ditayangkan Fokus Pagi Indosiar, Selasa (14/11/2017), video tersebut diambil oleh nelayan yang bersusah payah menembus perbatasan laut Bangladesh menuju pantai di negara bagian Rakhine, Myanmar. Di sana, dia bertujuan untuk menjemput ribuan warga Rohingya yang terjebak. Sang nelayan terus berusaha membawa sebanyak-banyaknya warga Rohingya semampu kapalnya bisa mengangkut melintasi perbatasan. Sebagian warga sudah terperangkap di pantai selama lebih dari dua bulan tanpa dihiraukan pemerintah Myanmar. Sementara sejumlah bantuan internasional selalu gagal sampai di tangan mereka. Mereka mulai menepati tenda-tenda pengungsian di luar area pantai sejak militer Myanmar membakar perkampungan mereka. Sejak saat itu, kehidupan yang berat harus dijalani pengungsi. Banyak bayi Rohingya lahir di pantai dan hampir semua kekurangan gizi serta kelaparan. Sementara itu, nelayan Bangladesh yang berusaha menyelamatkan warga Rohingya juga tidak bisa berlama-lama. Sebab, tentara Myanmar terus memburu etnis Rohingya yang ingin mencoba kembali ke Myanmar. Pemerintah Bangladesh sendiri mengancam akan menangkap siapa pun yang menyelundupkan pengungsi Rohingya masuk ke dalam negaranya. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyebut etnis muslim Rohingya merupakan kaum minoritas yang paling teraniaya dan menderita di muka bumi. #bangladesh #myanmar #rohingya #fokus indosiar #fokus
News

Komentar

Verifikasi Akun Kamu..

Kamu belum melakukan verifikasi akun. Silahkan periksa email Kamu dan ikuti langkah selanjutnya.

Atau verifikasi melalui SMS

VERIFIKASI SMS

Dengan memverifikasi email, Anda dapat melakukan:

  • Upload vidio dengan ukuran yang lebih besar