Harap verifikasi akun kamu!Verifikasi
Mode Normal
Fokus (Arsip 4 November)
Menampilkan 100 vidio

Kenalan Dengan Pemilik Aplikasi Telpon Pintar TUMBAS.IN di Semarang - Fokus Pagi

0 Komentar
Komentar
INDOSIAR
Diunggah 2 Dec 2017
Semakin hari popularitas pasar tradisional semakin menurun. Kondisi yang kotor dan harus berdesak-desakan menjadi alasan umum untuk malas berbelanja ke pasar tradisional. Peluang ini lah yang disambut Muhammad Fu'ad Hasbi dan ketiga rekannya dari Semarang, Jawa Tengah untuk menciptakan aplikasi telepon pintar bernama Tumbas. In. Seperti ditayangkan Fokus Pagi Indosiar, Sabtu (2/12/2017) bermula dari pesan singkat, Fuad dan ketiga rekannya membangun aplikasi ini dengan modal yang tidak besar. Sejak diluncurkan pada April 2017 Tumbas in telah menjalin mitra dengan 50 pedagang pasar di Kota Semarang, salah satunya adalah Desi. Keberadaan aplikasi ini turut membuka lapangan kerja baru dan menambah pemasukan bagi kurir dan shopper. MJelalui aplikasi ini, pembeli memilih barang belanjaannya sesuai harga pasar yang berlaku. Belanjaan yang sudah dibeli dari dua pasar tradisional di Kota Semarang akan dikemas rapi sebelum diantarkan kepada pembeli. Hingga kini, Tumbas In telah di unduh dan digunakan oleh lebih dari 4000 orang. Meski saat ini baru melayani Kota Semarang pemuda 22 tahun ini berharap Tumbas In segera menjangkau kota-kota lain dan tentunya membuka lapangan kerja baru. #fokus #citizen journalist academy #semarang #pasar tradisional

Komentar

Verifikasi Akun Kamu..

Kamu belum melakukan verifikasi akun. Silahkan periksa email Kamu dan ikuti langkah selanjutnya.

Atau verifikasi melalui SMS

VERIFIKASI SMS

Dengan memverifikasi email, Anda dapat melakukan:

  • Upload vidio dengan ukuran yang lebih besar