Harap verifikasi akun kamu!Verifikasi
Video Ramadan
Menampilkan 74 vidio
Satu Sumur Tiga Rasa di Masjid Tertua Jakarta Si Pitung, Ini Ceritanya!
1 Komentar
BeritaSatu
Diunggah 19 May 2018
Laporkan Spam Video
Sejumlah masjid tertua di Jakarta, punya sejarah dan kisah tersendiri. Masjid Al Alam, atau dikenal sebagai Masjid si Pitung di Marunda, Jakarta Utara ini, misalnya, selain usianya yang sudah lebih dari 4 abad, masjid ini juga memiliki satu sumur yang memiliki air tiga rasa. Kadang rasanya asin, kadang manis, dan kadang tawar. "Itu menurut kesaksian para jemaah atau pengunjung yang mengambil air wudhu di sini,"ujar salah seorang pengurus masjid, Kusnadi. Menurut Kusnadi, masjid ini memiliki sejarah panjang dengan umat Islam dan warga Jakarta. "Di dalamnya ada satu tiang, atau soko guru yang melambangkan tekad para pejuang melawan penjajah dan menegakkan ajaran tauhid," kata Kusnadi, pengurus masjid ini. Masjid si Pitung konon dibangun oleh salah seorang Walisongo, yang dalam perjalanannya dari Banten ke Jawa Tengah singgah di daerah Marunda. Hingga kini, ornamen masjid seperti dinding dan bagian pengimaman masih dipertahankan seperti aslinya. Karena sejarahnya, pemerintah menetapkan masjid si Pitung menjadi salah satu situs bersejarah yang bukan saja menjadi tempat ibadah, tapi juga sebagai tempat belajar, dan berziarah, Di ujung bagian masjid terdapat makam Al Habib Syeikh Abdul Halim Bin Yahya. Masjid tertua lain di Jakarta adalah Masjid Hidayatullah yang berdiri sejak 1747 di kawasan Karet Kelurahan Setiabudi Jakarta Selatan. Masjid ini unik karena memiliki tiga gaya arsitektur bergaya Betawi, Tiongkok, dan Hindu. Masjid dibangun di atas tanah yang diwakafkan oleh seorang pengusaha batik asal Bugis bernama Muhammad Yusuf. Ini artinya, Masjid Hidayatullah telah berusia lebih dari dua abad dan menjadi salah satu bangunan cagar budaya. "Pengusaha M. Yusuf mendapatkan tanah dari Belanda, dan kemudian beliau menyerahkan tanah wakaf dan tak diketahui ke mana,"ujara seorang pengurus Masjid Hidyatullah, M. Tohir. Masjid Hidayatullah terdiri atas dua bangunan utama, bagian bangunan asli dan satu bangunan tambahan. Bangunan asli dan belum mengalami perubahan bentuk sejak pertama kalinya berdiri. Masjid tertua lainnya di Jakarta, adalah Masjid Jami Cikini Al Makmur. Masjid ini dibangun di area tanah milik pelukis kondang, Radeh Saleh. Masjid Al Makmur, menurut Syahlani, ketua takmir masjid ini, didirikan pada 1840, dan dulunya masuk dalam aera Rumah Sakit Cikini. Uniknya, masjid ini pernah mengalami tiga kali perpindahan karena penggurusan zaman Belanda, perpindahan kepemilikan area, dan pemugaran. Kini masjid ini menjadi salah satu bangunan caga budaya. Penasaran seperti apa suasana tiga masjid tua di ibukota dengan masing-masing keunikannya, simak video liputan kami ini. #jakarta #si pitung #puasa #masjid #ramadan
News

Komentar

Verifikasi Akun Kamu..

Kamu belum melakukan verifikasi akun. Silahkan periksa email Kamu dan ikuti langkah selanjutnya.

Atau verifikasi melalui SMS

VERIFIKASI SMS

Dengan memverifikasi email, Anda dapat melakukan:

  • Upload vidio dengan ukuran yang lebih besar