Harap verifikasi akun kamu!Verifikasi
News Update
Menampilkan 100 vidio
Polisi Bongkar Pengunggah Konten Berita Bohong
0 Komentar
BeritaSatu
Diunggah 17 Sep 2018
Laporkan Spam Video
Polri kembali mengklarifikasi bahwa tidak ada unjuk rasa terjadi di depan Mahkamah Konstitusi (MK), kejadian sebenarnya adalah Simulasi Pelaksanaan Ops Mantap Brata. Simulasi ini dilaksanakan Polri dalam persiapan untuk menghadapi pemilu 2019 yang sukses dan aman terkendali. Hashtag #MahasiswaBergerak dan berita bohong tentang Presiden diviralkan oleh beberapa akun yang dapat menimbulkan keonaran ditengah masyarakat, sebagaimana dimaksud dalam pasal pasal 14 ayat (2) dan pasal 15 UU No 1/1946 tentang Peraturan Hukum Pidana, mengatur : Pasal 14. (1) Barang siapa, dengan menyiarkan berita atau pemberitahuan bohong, dengan sengaja menerbitkan keonaran dikalangan rakyat, dihukum dengan hukuman penjara setinggitingginya sepuluh tahun. (2) Barang siapa menyiarkan suatu berita atau mengeluarkan pemberitahuan, yang dapat menerbitkan keonaran dikalangan rakyat, sedangkan ia patut dapat menyangka bahwa berita atau pemberitahuan itu adalah bohong, dihukum dengan penjara setinggi tingginya tiga tahun. Pasal 15. Barang siapa menyiarkan kabar yang tidak pasti atau kabar yang berkelebihan atau yang tidak lengkap, sedangkan ia mengerti setidak-tidaknya patut dapat menduga, bahwa kabar demikian akan atau mudah dapat menerbitkan keonaran dikalangan rakyat, dihukum dengan hukuman penjara setinggi tingginya dua tahun. Tindakan yang Polri, sbb : 1. Bandung, pada hari Sabtu tanggal 15 September 2018 pukul 15.15 WIB, telah diamankan tersangka berinisial GG, yang menggunakan akun FB a.n Wawan Gunawan, karena telah menyiarkan berita bohong, tidak pasti / berkelebihan tentang unjuk rasa mahasiswa di depan Gedung MK, yang diperoleh tersangka dari WAG BISMILLAH (relawan Prabowo), tanpa mengkonfirmasi berita dengan posting di akun FB milik tersangka; konten ini telah dikomentari 312x, dan 5.400x dibagikan, dengan jumlah pertemanan akun tersangka 2.138 akun; 2. Jakarta, pada hari Sabtu tanggal 15 September 2018 pukul 20.00 WIB, telah diamankan tersangka berinisial SA , yang menggunakan akun FB a.n Syuhada Al Aqse, karena telah menyiarkan berita bohong, tidak pasti / berkelebihan tentang unjuk rasa mahasiswa di depan Gedung MK, dengan caption : JAKARTA SUDAH BERGERAK, MAHASISWA SUDAH BERSUARA KERAS DAN PESERTA AKSI MEGUSUNG TAGAR #TurunkanJokowi MOHON DIVIRALKAN KARENA MEDIA TV DIKUASAI PERTAHANA, konten ini telah dikomentari sebanyak 5.200x, dan dibagikan 98.000x; 3. Cianjur, pada hari Minggu tanggal 16 September 2018 pukul 02.27 WIB, telah diamanan tersangka berinisial MY , yang menggunakan akun FB a.n DOI, karena telah menyiarkan berita bohong, tidak pasti / berkelebihan tentang kepemimpinan Presiden Jokowi, yang diperoleh tersangka dari *FB Group "Boikot Metro TV Karena Melakukan Pembodohan Publik", dengan jumlah member group sebanyak 115.072 akun; 4. Samarinda, pada hari Minggu tanggal 16 September 2018 pukul 02.30 WITA, telah diamanan tersangka berinisial N , yang menggunakan akun FB a.n Nugra Ze, karena telah menyiarkan berita bohong, tidak pasti / berkelebihan tentang unjuk rasa mahasiswa di depan Gedung MK, yang diperoleh tersangka tersangka dari WAG KA KAMMI, dan tanpa mengetahui kejadian sebenarnya, langsung di posting di FB milik tsk, akun tersangka memiliki 1.557 teman, dan konten ini telah dikomentari 97x, dan 30.000x dibagikan; Tindakan yang dilakukan pihak kepolisian sudah sesuai dengan prosedur, dan viralnya hashtag #mahasiswabergerak dan berita bohong tentang presiden Joko Widodo merupakan tindak pidana yang dapat diproses secara hukum. Polri menghimbau kepada masyarakat agar dapat menyebarkan berita, narasi ataupun deklarasi positif terkait pemilu 2019 yang aman, damai dan tertib demi menghindari konflik horizontal berupa permusuhan, kebencian ataupun tindakan penghinaan yang berpotensi menimbulkan bentrok antar kelompok pendukung. #mk #berita bohong #hoax
News

Komentar

Verifikasi Akun Kamu..

Kamu belum melakukan verifikasi akun. Silahkan periksa email Kamu dan ikuti langkah selanjutnya.

Atau verifikasi melalui SMS

VERIFIKASI SMS

Dengan memverifikasi email, Anda dapat melakukan:

  • Upload vidio dengan ukuran yang lebih besar