Harap verifikasi akun kamu!Verifikasi
Mode Normal

Komnas PA Sebut Keluarga Korban Pencabulan Santriwati di Bandung Ingin Pelaku Dihukum Mati!

0 Komentar

Laporkan masalah

Laporkan Video ini
Apa yang terjadi?
Batal
Kompas TV
Diunggah 15 Feb 2022

KOMPAS.TV - Kuasa hukum menyebut, banyak tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang tidak diterima oleh majelis hakim seusai vonis pada kasus perkosaan 13 santriwati di Kota Bandung.

Salah satunya, terkait adanya hukuman material yang dilayangkan JPU.

Jaksa Penuntut Umum dari Kejati Jawa Barat menyatakan pikir-pikir terlebih dahulu menanggapi vonis yang dijatuhkan hakim pada terdakwa pemerkosa 13 santriwati di Bandung.

Namun jaksa mengapresiasi, karena putusan hakim sesuai dengan dakwaan primer yang dilayangkan JPU.

Merujuk pada KUHP, pidana penjara seumur hidup adalah variasi dari dua hukuman penjara yang ada di KUHP.

Ada penjara selama waktu tertentu, dan penjara seumur hidup.

Pasal 12 Ayat 4 KUHP, pidana penjara selama waktu tertentu sekali-kali tidak boleh melebihi 20 tahun.

Artinya, bisa disimpulkan kalau penjara seumur hidup maksudnya pidana penjara selama terpidana masih hidup hingga meninggal.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyorot vonis pemerkosa santriwati, yang harus disertai penyitaan dan aset-aset milik pelaku.

Hal ini perlu dilakukan agar belasan korban mendapat jaminan hidup; itu pun belum cukup, karena dunia pendidikan harus ikut menjaga dan melindungi korban seumur hidupnya.

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/article/261889/komnas-pa-sebut-keluarga-korban-pencabulan-santriwati-di-bandung-ingin-pelaku-dihukum-mati

Komentar

default-user
Langganan untuk bisa berkomentar
    Verifikasi Akun Kamu..

    Kamu belum melakukan verifikasi akun. Silahkan periksa email Kamu dan ikuti langkah selanjutnya.

    Atau verifikasi melalui SMS

    VERIFIKASI SMS

    Dengan memverifikasi email, Anda dapat melakukan:

    • Upload vidio dengan ukuran yang lebih besar