Harap verifikasi akun kamu!Verifikasi
Fokus (Arsip 15 September)
Menampilkan 100 vidio

Siswa SD Galang Dana untuk Warga Rohingya - Fokus Sore

0 Komentar
Komentar
INDOSIAR
Diunggah 8 Sep 2017
Laporkan Spam Video
Siswa SD Galang Dana untuk Warga Rohingya - Fokus Sore Aksi solidaritas terhadap Rohingya juga berlanjut di berbagai daerah. Para siswa dan guru sekolah dasar di Makassar, Sulawesi Selatan, memberikan dukungan kepada Rohingya. Selain itu, dukungan juga datang dari Persekutuan Gereja Kristen Jawa Purwodadi. Seperti ditayangkan Fokus Sore Indosiar, Jumat (8/9/2017), ratusan siswa Sekolah Dasar Islam terpadu Ar Rahmah di Makassar, Sulawesi Selatan, menggelar aksi kemanusian bagi etnis Rohingya di Myanmar. Para siswa dan guru berhasil mengumpulkan uang lebih dari Rp8 juta. Kemudian, uang tersebut diserahkan kepada lembaga kemanusiaan yang menyalurkan bantuan kemanusiaan ke negara bagian Rakhine tempat etnis Rohignya. Tidak hanya uang, para siswa mengungkapkan tanda cinta sebagai sesama manusia kepada etnis Rohingya dengan membubuhkan telapak tangan yang sudah diwarnai di atas kain putih sepanjang 10 meter. Para siswa mengaku rela menyisihkan uang saku mereka sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Selain itu, solidaritas kemanusiaan untuk etnis Rohingya juga digalang Persekutuan Gereja Kristen Jawa Purwodadi di Grobogan, Jawa Tengah. Para jemaat menggelar doa mohon keselamatan bagi seluruh keluarga Rohingya di Myanmar dan juga agar kekerasan yang dilakukan militer Myanmar segera diakhiri. Sementara itu, aksi solidaritas yang dilaksanakan di Candi Borobudur dipindahkan ke komplek Masjid An Nur, Magelang, Jawa Tengah. Dampakanya aktifitas wisatawan di Candi Borobudur tetap berjalan normal. Meski demikian 2.800 aparat gabungan dikerahkan untuk mengamankan sejumlah obyek vital yang dilalui massa, termasuk akses masuk ke kawasan Borobudur. Pengungsi Rohingya di Medan Gelar Doa Bersama - Fokus Sore Puluhan pengungsi Rohingya di Medan, Sumatra Utara, berkumpul bersama untuk berdoa. Mereka mengharapkan keselamatan bagi keluarga yang masih berada di negara bagian Rakhin. Para pengungsi yang tinggal di Indonesia selama 3 tahun itu masih belum bisa berkomunikasi dengan sanak keluarga mereka. Seperti ditayangkan Fokus Sore Indosiar, Jumat (8/9/2017), derai air mata tak mampu ditahan para pengungsi Rohingya yang melakukan doa bersama di sebuah hotel yang terletak di Medan,Sumatra Utara pada Jumat siang. Doa bersama ini digagas para pengungsi Rohingya yang berada di kamp. pengungsian, menyusul konflik kemanusian yang banyak menewaskan warga sipil dan mengakibatkan gelombang pengungsi. Doa bersama dihadiri perwakilan dari rumah detensi imigrasi Medan UNHCR serta polisi. Mereka hanya dapat pasrah berharap krisis kemanusian berkepanjangan ini segera berakhir dan kelak dapat kembali dipertemukan dengan keluarga terkasih. FIRST TRAVEL Para calon jemaah korban First Travel terus mendatangi kantor PKPU sebagai upaya pengembalian dana umroh. Sementara calon jemaah lainnya dilanda kekhawatiran kehilangan paspor karena mereka sulit menemukan paspor yang disita Bareskrim Polri. Para jemaah juga mulai khawatir karena takut paspor hilang dan disalahgunakan pihak lain. Seperti ditayangkan Fokus Sore Indosiar, Jumat (8/9/2017), calon jemaah umroh korban biro perjalanan First Travel terus mendatangi kantor pengurus penundaan kewajiban pembayaran utang atau PKPU di Jalan Grand Wijaya, Jakarta Selatan. Mereka melengkapi berkas persyaratan berupa KTP, surat kuasa yang diwakilkan, dan bukti pembayaran ke First Travel. Berkas ini, sebagai persyaratan agar dana mereka nantinya dikembalikan, bila kesepakatan di pengadilan pada 29 September 2017 mendatang mrmutuskan pemulangan dana bagi jemaah. Tercatat sudah 7645 calon jemaah yang baru mengambil pasapor. Sementara, penyidikan keberadaan aset First Travel sejauh ini masih menemui jalan buntu. Pasalnya, pemilik Fisrt Travel Andika dan istrinya, Anniesa Hasibuan, kerap memberi keterangan yang tidak membantu pengungkapan aset perusahaan. Aset First Travel yang terlacak sejauh ini tercatat 8 perusahaan, 5 mobil, dan 13 rekening. Selain itu, PPATK juga telah menelusuri transaksi aliran dana dan ditemukannya uang senilai Rp7 miliar dari 51 rekening, termasuk rekening yang berasal dari luar negeri. Jemaah Haji Kloter Pertama Embarkasi Banjarmasin Tiba di Tanah Air - Fokus Sore Ratusan jemaah haji kloter pertama debarkasi Balikpapan, Kalimantan Timur, kembali ke Tanah Air pada Jumat (8/9/2017) dini hari. Sebelum dipulangkan mereka menjalani pemeriksaan kesehatan di asrama haji setempat. Seperti ditayangkan Fokus Sore Indosiar, Jumat (8/9/2017), sujud syukur mewarnai kedatangan 452 jemaah haji kloter pertama debarkasi Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat dini hari. Sujud syukur ini sebagai wujud terima kasih para jemaah kepada Allah SWT lantaran perjalanan ibadah haji yang dilaksanakan berjalan lancar hingga kembali ke Tanah Air. Usai dari bandar, seluruh jemaah dibawa ke asrama haji dengan menggunakan 12 bus. Mereka akan menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum dipulangkan. Sementara itu, di Mekah kawasan terminal Syib Amir semakin ramai dikunjungi para jemaah haji Indonesia jelang kepulangan mereka ke Tanah Air. Salah satu toko yang diserbu adalah bajaba' yang menawarkan aneka makanan dan oleh-oleh khas haji. Bahkan, pelayan toko tak canggung menyapa setiap pembeli asal Indonesia dengan Bahasa Indonesia ataupun Bahasa Daerah. Rata-rata pelayan toko di Tanah Suci berusaha melayani pengunjung dengan Bahasa Indonesia sebab pasar potensial jemaah haji setiap tahun berasal dari Indonesia. Tahun ini jumlah jemaah haji mencapai 2,1 juta dan 221 ribu berasal jemaah Indonesia. #fokus indosiar #myanmar #krisis rohingya #rohingya #siswa sd

Komentar

Verifikasi Akun Kamu..

Kamu belum melakukan verifikasi akun. Silahkan periksa email Kamu dan ikuti langkah selanjutnya.

Atau verifikasi melalui SMS

VERIFIKASI SMS

Dengan memverifikasi email, Anda dapat melakukan:

  • Upload vidio dengan ukuran yang lebih besar