Harap verifikasi akun kamu!Verifikasi
Mode Normal

Hatiku Dicuri Mas Paijo

5 Komentar
Laporkan Video ini
SCTV
Diunggah 17 Aug 2014
Demi mendapatkan beasiswa Program S-2 ke luar negeri, Nila mengabaikan prasyarat yang diminta sponsor. Padahal prasyarat mengharuskan peserta yang lolos seleksi menjalani tugas sebagai “guru” didaerah selama 3 bulan. Nila mengira, penempatannya sebagai guru hanya didaerah pingirian Jakarta. Tapi siapa sangka, Nila justru dikirim di Yogya, tepatnya diarea yang terkena dampak letusan gunung Merapi dan hal itu membuatnya terkaget-kaget karena dirinya terbiasa hidup dikota dengan segala kemudahannya. Mau balik ke Jakarta, rasanya malu pada teman-temannya karena Nila keburu menggelar pesta segala buat keberangkatannya ke luar negeri 3 bulan lagi. Apakah Nila mampu bertahan di tempat seperti itu? Begitu menginjakkan kaki di Yogya dan diantar ketempat tugasnya, disebuah desa yang terkena dampak letusan gunung Merapi, Nila tidak tahu apa yang mesti diperbuatnya selain hanya bengong. Nila bener-bener tidak menyangka dirinya akan ditugaskan ditempat tsb. Gedung sekolah rusak, perlengkapan mengajar dan buku-buku yang tinggal abu, membuat Nila sempat shock. Belum lagi rumah yang ditinggalinya jauh dari kesan layak. Belum hilang norveusnya tiba-tiba Nila dikejutkan oleh kedatangan Pak Kades yang meminta Nila mengajar anak-anak didesa di barak/tempat darurat. Nila lagi-lagi dihadapkan pada keadaan emergency, karena ia tidak tahu apa yang harus diajarkan pada anak-anak desa tsb dengan segala keterbatasan. Nila bahkan dicemooh oleh Desi, koordinator para guru yang ditugaskan pihak sponsor karena ketidak siapannya. Ditengah kepanikan Nila, tiba-tiba hadir Paijo yang berusaha menenangkannya seraya memberi arahan Nila, bagaimana seharusnya menghadapi anak-anak dan mengajar mereka. Nila sempat dibuat heran oleh pengetahuan Paijo soal materi pengajaran, karena menurutnya Paijo tidak lebih dari orang desa biasa. Berbagai masalah yang terjadi makin membuat norveus Nila, terlebih semua masalah itu diakibatkan oleh ketidak siapan Nila sebagai “guru” ditempat tsb. Mulai dari sikap Nila yang tidak sabaran karena anak-anak desa terkesan pasif, beda sekali dengan anak-anak kota (Jakarta), bahkan Nila seringkali menyalahkan keadaan yang membuat dirinya tidak bisa mengajar seperti layaknya dikota besar. Untuk kesekian kalinya pula Nila dapat teguran dari Desi, Desi bahkan mengancam akan mencoret Nila dari daftar penerima beasiswa prog. S-2 diluar negeri kalo tidak becus menjalani prasyarat yang harus dijalaninya. Demi mengejar credit point dari pihak sponsor, Nila akhirnya meminta tolong pada Paijo agar membimbingnya, biar dirinya bisa beradaptasi dengan kehidupan masyarakat sekitar. Info dari bu Marni, pemilik rumah yang ditinggalinya mengejutkan Nila. Paijo ternyata seorang aktivitis lingkungan hidup, selain juga sebagai seorang petani. Nila jadi malu sendiri, terlebih Paijo suka menyindir Nila yang terbiasa hidup mapan bahkan rasa “perduli” itu mulai terkikis dalam diri Nila. Nila jadi belajar banyak tentang kehidupan pada Paijo, Nila bahkan tidak memungkiri...Paijo telah banyak mengubah pola pikirnya selama ini. Diam-diam Nila mulai menyukai Paijo.
#sctv #film #mas #paijo #ftv

Komentar

default-user
Langganan untuk bisa berkomentar
Verifikasi Akun Kamu..

Kamu belum melakukan verifikasi akun. Silahkan periksa email Kamu dan ikuti langkah selanjutnya.

Atau verifikasi melalui SMS

VERIFIKASI SMS

Dengan memverifikasi email, Anda dapat melakukan:

  • Upload vidio dengan ukuran yang lebih besar