Vidio Logo White

Putri Marino Raih Best Performance di SGIFF, Ini 3 Filmnya yang Bisa Ditonton di Vidio

Putri Marino

Putri Marino pulang dari Singapura dengan penghargaan Best Performance di Singapore International Film Festival ke-37. Penghargaan itu datang lewat film Empat Musim Pertiwi, proyek yang menempatkannya di jalur festival dan bukan dirilis arus utama.

Bagi penonton Indonesia, nama Putri Marino sudah lama akrab. Ia memulai debut lewat Posesif pada 2017 dan langsung membawa pulang Piala Citra, lalu membangun karier dengan peran yang hampir tidak pernah mengulang pola yang sama.

1. Posesif (2017)

Cara nonton film posesif

Posesif adalah titik mula yang sulit diulang. Arahan Edwin, film ini menempatkan Putri sebagai Lala, pelajar yang hubungannya dengan seorang atlet perlahan berubah menjadi kekerasan yang sulit ia lepaskan.

Sampai sekarang film ini masih jadi rujukan. Rating IMDb-nya 7,3 dari 10 dan Letterboxd 3,4 dari 5, angka yang tergolong tinggi untuk drama remaja Indonesia yang rilis hampir satu dekade lalu.

2. Cinta Pertama, Kedua & Ketiga (2021)

Cinta Pertama Kedua dan Ketiga full movie

Empat tahun kemudian, ia bermain di Cinta Pertama, Kedua & Ketiga arahan Gina S. Noer, bersama Angga Yunanda dan Ira Wibowo. Film ini lebih hangat: cerita tentang keluarga, kehilangan, dan cinta yang datang di waktu yang tidak selalu tepat.

Rating IMDb-nya 6,7 dari 10, dan sebagian besar penonton menyoroti kedalaman cerita keluarganya. Peran Putri di sini lebih banyak menahan diri, dan justru dari penahanan itu konfliknya terasa nyata.

3. The Architecture of Love (2024)

The Architecture of Love

The Architecture of Love adalah adaptasi novel Ika Natassa yang disutradarai Teddy Soeriaatmadja. Di sini ia beradu akting dengan Nicholas Saputra dan Jerome Kurnia, membawa cerita tentang dua orang yang bertemu di New York dan sama-sama membawa luka.

Respons penonton film romantis cukup positif, terutama pada chemistry para pemainnya. Perannya di sini juga menunjukkan Putri di usia karier yang lebih matang, bukan lagi sebagai remaja yang baru belajar tentang cinta.

Nonton Film Putri Marino di Vidio

Ketiga film itu bisa ditonton di Vidio, lengkap dengan subtitle Indonesia. Kalau ingin mengikuti perjalanan Putri Marino dari awal, mulai dari Posesif lebih masuk akal karena di situ titik balik kariernya.

Untuk yang lebih suka cerita ringan, Cinta Pertama, Kedua & Ketiga dan The Architecture of Love bisa jadi pilihan akhir pekan. Kamu bisa nonton film Putri Marino di Vidio kapan saja lewat fitur Rental.

*Jadwal dan ketersediaan konten

dapat berubah sesuai kebijakan hak siar.

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

Vidio Logo White

PT. VIDIO DOT COM © 2014 - 2026