Kapan Punya Anak? merupakan film original Vidio yang dibintangi Acha Septriasa dan Andri Mashadi. Film drama ini mengangkat kisah Alma dan Pandu, pasangan suami istri yang menghadapi tekanan keluarga di tengah perjuangan mereka untuk memiliki anak. Film ini dijadwalkan tayang pada 14 November 2026.
Dalam film ini, Acha Septriasa memerankan Alma, perempuan yang memiliki impian besar untuk membangun keluarga yang utuh, hangat, dan dipenuhi anak-anak. Ia tumbuh dengan keyakinan bahwa masa depannya akan berjalan sesuai harapan, terlebih setelah bertemu dengan seseorang yang dicintainya.
Namun, kehidupan rumah tangga Alma ternyata menghadirkan ujian yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya. Dalam wawancara mengenai film Kapan Punya Anak?, Acha membagikan pandangannya tentang karakter Alma, mulai dari impiannya membangun keluarga hingga perjuangan ketika keinginannya untuk memiliki anak belum terwujud.
Baca Juga: Daftar Pemain Film Kapan Punya Anak? Ada Acha Septriasa dan Andri Mashadi
Acha Septriasa Gambarkan Alma sebagai Perempuan yang Punya Impian Besar

Menurut Acha Septriasa, Alma sejak awal memiliki keinginan kuat untuk bertemu dengan belahan jiwanya dan membangun keluarga yang bahagia. Ia membayangkan kehidupan rumah tangga yang utuh, ceria, serta dipenuhi anak-anak.
Alma juga tumbuh dalam keluarga yang cukup moderat dan terbiasa didengarkan oleh kedua orang tuanya. Pengalaman tersebut membentuk dirinya menjadi perempuan yang percaya diri terhadap cita-cita dan masa depan yang ingin diraih.
Dengan keyakinan itu, Alma merasa hidupnya tidak akan memiliki banyak pantangan atau halangan. Ia percaya bahwa ketika menemukan pasangan yang tepat, impiannya untuk membangun keluarga bisa diwujudkan.
Namun, perjalanan hidup tidak selalu berjalan sesuai rencana. Pertemuan Alma dengan pasangan yang dicintainya ternyata bukan akhir dari pencarian kebahagiaan, melainkan awal dari ujian yang harus ia hadapi.
Ketika Impian Berkeluarga Tidak Berjalan Sesuai Harapan

Acha menjelaskan bahwa tantangan besar dalam kehidupan Alma muncul ketika ia dan pasangan harus berjuang untuk mendapatkan anak. Impian yang selama ini menjadi bagian penting dari masa depannya pun harus tertunda.
Bagi Alma, keinginan memiliki keluarga yang utuh bukan sekadar tentang pernikahan. Ia juga membayangkan kehadiran anak-anak yang akan melengkapi kebahagiaan keluarganya. Ketika kenyataan tidak sesuai dengan harapan tersebut, Alma harus menghadapi situasi yang belum pernah ia bayangkan sebelumnya.
Perubahan ini menjadi bagian penting dari perjalanan karakter Alma. Perempuan yang sebelumnya begitu yakin terhadap masa depannya kini harus menghadapi kenyataan bahwa tidak semua hal bisa berjalan sesuai keinginannya.
Kisah Alma juga menjadi salah satu inti cerita Kapan Punya Anak?, yang mengangkat persoalan tentang harapan memiliki anak dan tekanan yang dapat muncul dalam kehidupan rumah tangga. Pertanyaan mengenai momongan yang mungkin terdengar sederhana bagi sebagian orang bisa menjadi beban tersendiri bagi pasangan yang sedang berjuang.
Baca Juga: Geng Buronan Kembali! Ini Jadwal Tayang Bad Guys 2
Saksikan Perjuangan Alma dalam Film Kapan Punya Anak?
Film Kapan Punya Anak? mengikuti perjalanan Alma dan Pandu, yang diperankan oleh Andri Mashadi, ketika menghadapi tekanan keluarga di tengah perjuangan mereka untuk memiliki anak. Situasi tersebut perlahan menguji hubungan mereka dan membuat keduanya harus menghadapi persoalan yang memengaruhi kehidupan pernikahan.
Disutradarai oleh Dyan Sunu Prastowo, film ini diproduksi oleh BASE Entertainment bersama Limelight Pictures. Selain Acha Septriasa dan Andri Mashadi, film ini juga dibintangi Agnes Naomi, Reza Nangin, Indra Birowo, Ade Herlina, Septian Dwi Cahyo, dan Elma Theana.
Melalui karakter Alma, film ini menghadirkan cerita tentang impian, kenyataan, dan ujian yang bisa datang dalam kehidupan rumah tangga. Perjalanan Alma dan Pandu menjadi pengingat bahwa setiap pasangan memiliki proses dan tantangannya masing-masing.
Film Kapan Punya Anak? dijadwalkan tayang 14 November 2026 secara eksklusif di Vidio. Ikuti kisah Alma dan Pandu saat mereka berusaha menghadapi tekanan keluarga sekaligus mempertahankan hubungan yang telah dibangun bersama.
